Senin, 10 Februari 2014

CYS-T Journey : Kamplenk’s Story ( part-1 ) "From Tegal With Badai To Purwokerto"




sebelum saya menceritakan pengalaman saya ijinkan saya menyanyikan sebuah lagu dari Ada Band  dulu yah?
oke, one two three proot

“walau badai menghadang, ingatlah ku kan selalu setia.. menjagamu.. berdua kita lewati jalan yang berliku tajam...~ ”  
#prank *terdengar suara piring pecah

oke saya cukupkan saja nyanyinya daripada menyebabkan kerusakan fungsi pendengaran :v haha.
awal cerita saya berangkat dari rumah bersama adik saya sekitar pukul 2 siang, kemudian kami menuju ke Halte SMAN 1 Tegal yang menjadi meeting point anak-anak cys-t ( read Sisti ). Kemudian saya menemui anggota yang sudah hadir disana dan segera bergabung dengan mereka menunggu kedatangan jodoh #eeeh kedatangan anggota lain maksudnya. Sekitar pukul 3 siang saya, adik saya dan 4 anggota lain Cys-T lengkap, kemudian kami berdoa , berfoto dan berangkat.

belum setengah jam perjalanan rombongan sudah diterpa hujan, kemudian kami langsung memutuskan untuk memakai jas hujan supaya kita enggak dimandiin sama awan. Lanjut perjalanan, sekitar  30 menit kemudian  hujan dengan intensitas badai menerpa, badan kami terasa sakit karena terpaan air hujan yang seperti dilempari kerikil, hal ini membuat kami harus menepi untuk menghindari resiko terjatuh dan juga karena terbatasnya jarak pandang.

setelah hujan dirasa reda kami melanjutkan perjalanan lagi, selang 20 menit setelah kami melanjutkan perjalanan, di pasar Margasari kabupaten tegal tepatnya, seorang anggota terjatuh karena terkena lubang di jalan. Untungnya, kondisi pengemudi baik-baik saja dan kendaraannya tidak rusak berat. Hal ini membuat kami terpaksa kembali menepi untuk memastikan kondisi teman kami aman.

Dirasa aman, kami melanjutkan kembali perjalanan, dengan kondisi jalan yang hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir kami melaju menuju purwokerto. Sesekali motor kami digoyahkan oleh angin kencang yang bertiup dari sawah dan hutan yang kami lewati.  Selama perjalanan menuju purwokerto hujan setia mengikuti kami. Hujan lebat ditambah Minimnya jarak pandang dan kami yang belum hafal jalan menuju purwokerto membuat kami melajukan kendaraan dengan kecepatan sedang sembari mengamati petunjuk jalan. Sempat kami salah arah, dan dengan “kekuatan bulan” kami sadar kalau kami tersesat dan memutar balik.

Hingga akhirnya setelah 4 jam lebih perjalanan kami sampai di kota purwokerto. Sesampainya di kota ini kami segera memberi kabar pada mas Iv selaku pemilik kos tempat kita tinggal ( makasih kosnya mas iv :D ).

Rombongan kemudian menuju ke tempat tinggal mas Iv. Sesampainya disana rombongan bertemu dengan beberapa duelist yang sudah hadir disitu,kemudian kami berkenalan dan segera menuju kamar masing-masing untuk meletakan barang bawaan dan segera mencari makan setelah itu. Setelah makan bareng, rombongan kembali ke rumah mas Iv. Di Rumah Mas Iv apa yang rombongan lakukan ? A. Tidur, B. Istirahat, C. Duel sampe malam . Yap! Jawabannya sudah bisa ditebak, C. DUEL ! wkwk.

Duel kami di kos kosan ini bukanlah duel biasa. Anda tau kenapa ? jawabannya karena Duel ini memperebutkan sebuah kasur ! iya kasur Saudara ! Kasur ! hahaha. Dengan Battle Royal yang koplak
dan disertai konspirasi, ini EPIC sekali buat ditonton :v
Pemenang duel ini adalah Otniel, yang secara otomatis membuat jepri dan toto tidur bersama di karpet *Eciiyeeeeee  :v.

Besok paginya setelah bangun pagi kami berolahraga. Kami berolahraga dengan duel di pagi hari * Cuma orang gendeng yang kayak gini *. Pukul 8 pagi setelah semua anggota mandi, kami sarapan bersama. Sepulangnya dari sarapan, kami kembali ke kamar masing-masing untuk mempersiapkan perlengkapan untuk GT.

Kemudian kami berangkat ke lokasi GT bersama duelist dari kota lain. Perjalanan menyita waktu lumayan lama walaupun jaraknya dekat. Hal ini dikarenakan kami saling tunggu menunggu. Pukul 9.30 kami sampai di Ruangan tempat GT dilangsungkan. Kemudian saya segera mendaftarkan diri dan check deck. Setelah deck aman dan sudah terdaftar dalam GT saya menunggu drawing pairing.

GT pertama, diterpa badai selama perjalanan, istirahat kurang, kepala pusing dan pundak sakit,  namun saya masih bertekad untuk memberikan kekuatan terbaik saya di GT ini. Kemudian pantia membuka acara, dan drawing pertama ditentukan. Saya mendapatkan lawan pertama saya yaitu.......
#Bersambung



4 komentar:

Duelist yg baik akan meninggalkan jejak meskipun field telah dibom Black Rose Dragon :v